KREASI BARU ABON JAMBU METE


Gambar Jambu Mete atau Monyet yang siap digunakan Abon

Tanaman Mete mempunyai nama latin anacardium occidentale linn. Namun masyarakat kita biasa mengenal buah ini dengan nama jambu monyet. Tanaman ini merupakan tanaman yang banyak tumbuh diindonesia, ribuan bahkan jutaan tanaman ini tumbuh subur diberbagai daerah di indonesia. Kabupaten Sumenep yang juga banyak ditumbuhi tanaman mete menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat, sudah tidak diragukan lagi bahwa mete yang sangat digemari pasaran, terlebih lebih lagi harganya juga tidak dikatakan murah. Melihat hal tersebut, tentu penanaman pohon mete mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat.
Desa Jelbudan yang terletak di Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep juga banyak ditumbuh tanaman Mete, sehingga sektor pertanian dan perkebunan menjadi sebagian besar mata pencaharian masyarakat sekitar. Namun dalam pembudidayaan tanaman mete terdapat permasalahan yang sering kali diabaikan oleh masyarakat, dimana mahalnya biji mete justru tidak sebanding dengan buahnya, padahal buah mete masih satu paket dengan biji mete, hal ini dapat diketahui dengan tidak lakunya buah mete, selain itu masyarakat juga tidak mamanfaatkan buah mete secara maksimal sehingga buah mete sering kali terbuang sia-sia.
Permasalahan tersebut tentu perlu diselesaikan dengan mengolah buah mete yang terbuang menjadi produk yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal inilah yang menjadi inspirasi Peserta KKN 72 UTM, dimana mahasiswa diharuskan mencari sebuah permasalahan dalam masyarakat, lalu dari permasalahan tersebut, ia dituntut untuk menyelesaikannya. Dari permasalahan tersebut, Peserta KKN 72 mempunyai inisiatif untuk mengubah atau mengolah Jambu Mete yang tidak dimanfaatkan secara maksimal, dan menjadikannya sebagai makanan yang bernilai ekonomis yakni Ambon Jambu mete.
Secara sekilas, memang kreasi tersebut seolah nampak aneh, dimana abon identik dengan daging, baik daging ayam, Kambing, atau sapi. Namun dengan kreasi tersebut membuktikan bahwa abon tidak selamanya harus tersebuat dari daging akan tetapi buah-buahan juga dapat dijadikan sebagai abon. Dari kreasi baru tersebut juga mampu menjadi peluang tersendiri bagi masyarakat daerah tersebut serta secara keseluruhan, untuk memanfaatkan jambu mete menjadi sebuah makanan yang bergizi, dari kandungan yang ada didalamnya seperti senyawa kimia seperti tanim, anacardic acid dan cardol tentu menjadikannya sebagai makanan atau buah-buahan yang berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti antibakteri dan antiseptik sehingga abon jambu mete menjadi alternatif makanan yang sehat bernilai gizi. (Anurymsi)
Previous
Next Post »
Thanks for your comment