SOSIAL BUDAYA


Demografis/Kependudukan
Berdasarkan data administrasi pemerintahan desa, jumlah penduduk yang tercatat secara administrasi, jumlah total 3.198 jiwa. Dengan rincian penduduk berjenis kelamin laki-laki berjumlah 1.538 jiwa, sedangkan berjenis perempuan berjumlah 1.660 jiwa. Survei data sekunder dilakukan oleh fasilitator pembangunan desa, dimaksudkan sebagai data pembanding daru data yang ada di Pemerintah Desa. Survei Data Sekunder yang dilakukan pada bulan Januari 2015 berkaitan dengan data penduduk pada saat itu, terlihat dalam tabel berikut ini :
Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin
Desa Jelbudan Tahun 2015
No
Jenis Kelamin
Jumlah
Presentase (%)
1
Laki-laki
1538
48.84%
2
Perempuan
1660
51.16%
Jumlah
3198
100%

Seperti terlihat dalam tabel diatas, tercatat jumlah total penduduk desa Batubelah Barat 3,198 jiwa, terdiri dari laki-laki 1,538 jiwa atau 48.84% dari total jumlah penduduk yang tercatat. Sementara perempuan 1.660 jiwa atau 51,16% dari total jumlah penduduk yang tercatat.
Dari hasil survey data sekunder dibandingkan dengan data yang ada di administrasi desa terdapat selisih 42 jiwa yang tidak tercatat dalam survey data sekunder. Hal ini mendorong pemerintah desa untuk memeperbaiki system administrasinya dan melakukan pengecekan ulang terhadap terjadinya selisih data penduduk tersebut. Sampai saat ini didapatkan kesimpulan sementara bahwa terjadinya selisih data penduduk tersebut.  Sampai saat ini didapatkan kesimpulan sementara bahwa terjadinya selisish tersebut dikarenakan banyaknya warga desa Jelbudan yang tidak masuk dalam daftar administrasi kependudukan.

Jumlah Penduduk Menurut Golongan Usia dan Jenis Kelamin
Agar dapat mendeskripsikan lebih lengkap tentang informasi keadaan kependudukan di Desa Jelbudan dilakukan identifikasi jumlah penduduk dengan menitik beratkan pada klasisfikasi usia dan jenis kelamin. Sehingga akan diperoleh gambaran tentang kependudukan di desa Jelbudan yang lebih komprehensif. Secara lebih detail dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Jumlah Penduduk Berdasarkan Struktur Usia
Desa Jelbudan Tahun 2015
No.
Usia (Tahun)
Laki-Laki
Perempuan
Jumlah
Presentase
1
0-4
45
50
95
2,97%
2
5-9
298
210
508
15,88%
3
10-14
98
99
197
5,16%
4
15-19
522
624
1146
35,83%
5
20-24
135
181
316
9,88%
6
25-29
130
168
298
9,32%
7
30-34
41
47
88
2,75%
8
35-39
32
33
65
2,03%
9
40-44
31
34
65
2,03%
10
45-49
73
76
149
4,66%
11
50-54
45
48
93
2,91%
12
55-59
22
23
45
1,43%
13
>60
66
67
133
4,16%
Jumlah
1538
1660
3198
100,00%

Dari total penduduk Desa Jelbudan, yang dapat dikategorikan kelompok rentan dari sisi kesehatan mengingat usia, yaitu penduduk berusia 30-34 tahun merupakan jumlah penduduk yang paling banyak 11,93%.
Penduduk usia produktif pada usia antara 25-54 tahu  di Desa Jelbudan jumlahnya cukup signfikan, yaitu jiwa atau 79,45% dari total jumlah penduduk. Terdiri dari jenis kelamin laki-laki 23,71% sedangkan perempuan 24,87%.
Dari data diatas diketahui bahwa jumlah perempuan usia produktif lebih banyak dari jumlah laki-laki. Dengan demikian sebenarnya perempuan usia produktif di Desa Jelbudan daoat menjadi tenaga produktif yang cukup signifkan untuk mengembangkan usaha-usaha produktif yang bisa dilakukan oleh kaum perempuan. Pemberdayaan itu diusahakan semakin memperkuat ekonomi masyarakat yang sementara ini masih bertumpu pada tenaga produktig pihak laki-laki.
Pertumbuhan Penduduk
Tingkat pertumbuhan penduduk Desa Jelbudan diambil berdasarkan tingkat pertumbuhan rata-rata penduduk Kecamatan Dasuk selama lima tahun rata-rata pertumbuhan sebesar 5% (sumber : Kecamatan dalam angka).
Kondisi Kesehatan Masyarakat
Kesehatan sebagai tolak ukur utama terhadap keberhasilan pembangunan taraf hidup masyarakt Desa Jelbudan. Berdasarkan data yang ada dimana sarana prasarana kesehatan yang dimiliki oleh Desa Jelbudan terdiri atas 1 unit Gedung Poskesdes dan 4 unit posyandudengan tenaga kesehatan yaitu 1 tenaga bidan yang dibantu oleh 20 kader kesahatan Posyandu. Mengingat kondisi geografis dan mulai memahaminya masyarakat terhadap aspek kesehatan, terutama yang berkaitan langsung dengan fisik mereka yang menyangkut kebersihan dan minimnya fasilitas air bersih maka beberapa penyakit sering terjangkit di masyarakat dapat ditekan diantaranya : Diare, Gatal-Gatal, Muntaber, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Previous
Next Post »
Thanks for your comment